Translate

.


Diberdayakan oleh Blogger.

Selasa, 27 Oktober 2015

Entah para imigran tersebut berasal dari Afganistan atau Iran, kita tidak tahu karena imigran tersebut tidak memiliki dokumen.

Memang sengaja diselundupkan untuk menyebarkan paham syiah atau tidak, kita tidak tahu meski kenyataannya mereka bebas berkeliaran, berinteraksi dengan warga, dan mengadakan ritual syiah.

Kenapa informasi yang sampai ke warga adalah mereka adalah pengungsi rohingnya ? Sedangkan kenyataannya hanya ada 1 orang rohingnya dan 30 orang lainnya Afganistan (ini pun masih jadi tanda tanya apakah benar dari afganistan atau dari negara lain katakanlah misal dari negara syiah iran ?).

Apakah penempatan 1 orang rohingnya hanya sebagai kedok agar bisa digeneralisir semua berasal dari rohingnya ? Kita tidak tahu karena kenyataannya demikian hanya ada 1 orang rohingnya saja. Kalaupun tidak digunakan sebagai kedok,  kenapa 1 orang rohingnya yang notabene ahlusunnah dicampur dengan 30 orang syiah ? Sungguh tidak sebanding.

Pada malam pengerebekan kami memeriksa handphone salah satu imigran tersebut.
Terlihat foto-foto mereka sedang naik mobil mewah, traveling ke borobudur, pergi ke cafe, pergi ke fitness center, dan terdapat foto-foto mesra dengan perempuan Indonesia. Apakah seperti ini layak disebut pengungsi? Apakah patut imigran yang dalam pengawasan Dinsosnakertrans bisa melakukan aktifitas-aktifitas demikian.?

Ada anggapan bahwa kasus imigran pencari suaka ini digunakan pihak tertentu  sebagai lahan penghasil pundi-pundi uang. Ada anggapan pula bahwa kasus imigran pencari suaka ini digunakan sebagai proyek pen “syiah”  an. Salah satu benar, salah semua atau benar smua kita tidak tahu.

Yang kami khawatirkan bukan aktifitas mereka ke borobudur dan sebagainya tapi penyebaran paham syiah yang mereka lakukan. Tidak terbayangkan bencana kemanusiaan yang telah terjadi di Suriah, Lebanon, Iraq, Yaman yang diakibatkan oleh perbuatan orang-orang syiah akan pindah ke Indonesia nantinya. 

ALTAR RITUAL
WARGA DAN ORMAS YANG SEDANG MENGAMBIL FOTO PARA IMIGRAN
PARA IMIGRAN DIANGKUT KE MAPOLRES BANTUL
Pada hari senin malam tanggal 19 / 10/ 2015 divisi kelaskaran Front Jihad Islam dan ormas-ormas Islam di jogja atas ijin Alloh telah membubarkan ritual syiah yang diselenggarakan oleh 30 imigran pencari suaka ke indonesia titipan pihak imigrasi ke Dinsosnakertrans. Ritual berupa pemujaan terhadap husein tersebut bubar setelah ratusan laskar mendatangi  gedung Pondok Pemuda Ambarbinangun, Tirtonirmolo, Kasihan Bantul yang dijadikan tempat menampung imigran yang menurut informasi yang kami terima 30 orang berasal dari afganistan dan 1 orang berasal dari rohingnya.

Pembubaran tersebut berlangsung berkat informasi yang kami terima dari warga warga yang kebetulan diberdayakan untuk mnyediakan makan bagi para imigran tersebut. Anggota FJI yang bertempat tinggal tidak jauh dari gedung selalu berkoordinasi dengan warga terkait aktifitas mereka. Akhirnya pada hari senin malam tanggal 19 / 10/ 2015  kami mendapat informasi bahwa mereka melakukan ritual yang asing bagi warga. Anggota FJI dan satu orang warga (dari kokam) berangkat ke TKP dalam rangka untuk mengecek kebenaran informasi tersebut. Ternyata benar. Mereka melakukan ritual pemujaan terhadap husein. Informasi ini diteruskan ke seluruh laskar jogja yang kemudian bergerak ke TKP untuk bersama-sama membubarkan acara tersebut.

PARA IMIGRAN SEDANG DIBERI PENGARAHAN DI TRANSITO SLEMAN

PENAMPAKAN PARA IMIGRAN SYIAH
Acara tersebut bubar dan seluruh imigran diamankan ke Mapolres Bantul oleh aparat kepolisian. Perlu diketahui bahwa FJI tidak akan berhenti disini. FJI yang berkomitmen mengawal kasus ini akan terus memantau keberadaan para imigran tersebut hingga mereka angkat kaki dari jogjakarta dan indonesia. Terakhir mereka direlokasi ke transito sleman, dan kami akan memegang janji kepala dinsosnakertrans saat kami temui disana bahwa akan segera mengirimkan surat ke imigrasi pusat untuk mendeportasi mereka.
FRONT JIHAD ISLAM (FJI)

0 komentar:

Poskan Komentar

Site search

    Markas Pusat

    Front Jihad Islam
    Jl. Bibis 43 Padokan Lor Tirtonirmolo Kasihan Bantul
    Daerah Istimewa Yogyakarta
    Telp : 0878-3977-0021