Translate

.


Diberdayakan oleh Blogger.

Minggu, 25 Oktober 2015


FRONT JIHAD ISLAM (FJI) : APARAT  HARUS LEBIH  TEGAS DALAM MENANGANI MASALAH SYIAH !

“Adapun seluruh jenis ‘bersenang-senang’ seperti menyentuh dengan syahwat, mencium, ‘main di paha’, maka itu semua tidak mengapa, bahkan untuk anak kecil yang masih menyusu”
(Tahrir al-Wasilah, hal 241, no 12)

Tahrir al-Wasilah adalah kitab tulisan Khomeini salah satu ulama syiah
yang dijadikan rujukan oleh rausyan fikr


Jika ada seseorang yang menyatakan diri sebagai neo pki, mempunyai lembaga berhaluan komunis, secara aktif menyebarkan pemikiran-pemikiran komunisme, dan menuntut penghapusan hak milik dengan sosialisme ekstrim, yang kesemuanya jelas  berpotensi merusak tatanan sosial, mengganggu stabilitas keamanan dan berujung kepada kudeta politik seperti yang pernah terjadi di indonesia, kira –kira apa yang aparat akan lakukan ?

Jika ada seorang bernama am safwan menyatakan diri sebagai syiah, mempunyai yayasan berhaluan syiah, secara aktif menyebarkan pemikiran-pemikiran syiah, menuntut penghapusan hak milik dengan nikah mut’ah, yang kesemuanya jelas berpotensi merusak tatanan sosial, mengganggu stabilitas keamanan dan berujung lepada kudeta politik seperti yang telah terjadi di yaman, kira –kira apa yang aparat akan lakukan ?

Bagaimana mungkin yayasan yang di pimpin oleh orang syiah, berdiri karena dipicu semangat revolusi syiah iran, menerbitkan buku-buku karya tokoh-tokoh syiah, membuka diskusi pemikiran tokoh-tokoh syiah, memiliki afiliasi dengan organisasi-organisasi syiah, mengamalkan pesan-pesan tokoh syiah, melakukan ritual-ritual syiah namun menolak dianggap yayasan syiah ? Ya, dalam sebuah pertemuan tanggal 23 Oktober 2015 yang dihadiri oleh ormas islam, aparat kepolisian, militer, RT setempat, dan beberapa warga, am safwan selaku pimpinan yayasan rausyan fikr dalam kesempatan tersebut kembali mengakui bahwa dirinya adalah “OKNUM SYIAH’ namun anehnya bersikukuh bahwa yayasan yang ia pimpin bukanlah yayasan syiah. Sangat kontradiktif. Jelas itu hanyalah kebohongan sebagai harapan diperbolehkannya melakukan aktifitas yang ia sebut sebagai kajian filsafat islam (baca: kajian syiah) 

Yayasan rausyan fikr yang dalam profilnya di http://www.rausyanfikr.org menyebut dirinya dibentuk atas dasar semangat pemikiran dan dakwah Islam (baca : dakwah syiah) dan bersamaan dengan gaung Revolusi Islam Iran (baca revolusi syiah iran) kembali berulah dengan propaganda syiah nya. Dengan dalih melakukan kajian filsafat islam. Sebut saja kajian buku berjudul falsafatuna karangan tokoh syiah baqir sadr yang menjadi agenda rausyan fikr tahun 2015-2016 (padahal rausyan fikr telah dibekukan namun tetep mengadakan kegiatan).

Kegiatan di tahun 2013-2014


MENYEBARLUASKAN IBADAH SYIAH DENGAN DALIH BELAJAR EPISTEMOLOGI
PENGUMUMAN KAJIAN PEMIKIRAN TOKOH SYIAH BAQIR SHADR
  

KAJIAN PEMIKIRAN TOKOH SYIAH BAQIR SHADR

SALAH SATU RITUAL SYIAH UANG DILAKUKAN DI TAHUN 2015 (BERTOLAK BELAKANG DENGAN STATEMENT AM SAFWAN YANG MENGATAKAN SEBATAS KAJIAN FILSAFAT)

RAUSYAN FIKR MASIH AKTIF MELAYANI PEMBELIAN BUKU-BUKU SYIAH

Agenda ini secara otomatis telah menghina tindakan aparat kepolisian telah membekukan yayasan tersebut dari segala bentuk aktifitasnya di tahun 2013 silam berdasarkan surat rekomendasi MUI DIY. Tidak hanya itu, komitmen Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, MS.i dalam upaya menanggulangi dampak penyebaran ajaran Syiah di Sleman pun ikut dihina.


Diketahui bahwa MUI DIY telah megeluarkan rekomendasi yang salah satunya menyatakan bahwa “lembaga atau organisasi yang menjadi tempat bernaungnya  oknum-oknum syiah menyebarkan paham yang menyimpang tersebut, maka aparat keamanan dan ketertiban kiranya dapat melakukan pengawasan pembekuan dan pembubaran lembaga atau organisasi tersebut sesuai kewenangan yang dimilikinya.” Demikian juga dengan Bupati Sleman, Drs H Sri Purnomo, MS.i. Beliau adalah orang yang memimpin secara langsung deklarasi ormas-ormas Islam di Yogyakarta untuk menanggulangi dampak penyebaran ajaran Syiah di Indonesia.

Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah tegas terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka… QS Al Fath 29


Kami menghimbau hendaknya aparat lebih tegas dalam menangani masalah syiah khususnya rausyan fikr, karena setelah diselidiki lebih jauh ternyata  rausyan fikr masih secara aktif berkegiatan termasuk melakukan ritual dan menjual buku-buku syiah dari 2013 hingga sekarang. Ini berarti kesediaannya untuk menghentikan aktifitas 2013 silam hanyalah kebohongan belaka. Fungsi pengawasan dan penegakan hukum kepolisian berarti juga patut dipertanyakan.

Aparat harus lebih serius dalam mengatasi berkembangnya paham yang telah nyata ditetapkan menyimpang oleh Ulama setempat dalam hal ini MUI dan Pemerintahan setempat dalam hal ini Bupati sehingga mampu menjamin kegiatan di Rausyan fikr sudah tidak ada sama sekali

Aparat jangan hanya mementingkan stabilitas kamtibmas sekejap namun menyimpan bom waktu. Permasalahan syiah adalah permasalahan besar karena menyangkut aqidah. Cacian mereka terhadap para sahabat nabi, anjuran nikah mutah, tathbir atau ritual menyakiti diri sendiri, taqiyah atau berdusta, kudeta politik dan berbagai kemunkaran lainya jelas akan membawa dampak yang sangat besar jika tidak diantisipasi sejak awal.


“Sesungguhnya, apabila masyarakat meyaksikan kemungkaran, lalu mereka tidak merubahnya, maka Allah akan meratakan siksanya kepada mereka semua” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Tirmidzi).

Kita bisa melihat bagaimana besarnya dampak yang disebabkan ekspresi keimanan syiah pada  konflik yang tengah terjadi di timur tengah. Suriah , Iraq, Libanon, dan yang masih hangat adalah Yaman. Pada akhirnya setelah merasa cukup kuat syiah houthi Yaman melancarkan kudeta. Padahal sebelumnya houthi mulai sebagai gerakan berkedok teologis moderat yang diberitakan penuh toleransi yang diklaim berpandangan pandangan luas berpikiran sebagai orang Yaman. Persis seperti Rausyan fikr sekarang ini.

Hal demikian bisa terjadi karena syiah mau tidak mau harus mengamalkan salah satu rukun iman mereka yakni immamiyah yang implementasinya berarti menguasai kepimpinan/pemerintahan dimanapun mereka berada. Terlebih berdasarkan ‘fatwa’ Ayatullah Khomeini tokoh revolusi syiah iran yang buku- bukunya secara aktif diterbitkan  rausyan fikr, bahwa sistem politik yang tidak sesuai dengan sistema politik imamah syiah bisa digulingkan. Jika ambisi politik seperti itu dipraktikkan di NKRI tak heran jika kelak NKRI akan bernasib sama seperti Yaman. Naudzubillahimindzalik.

DPP FRONT JIHAD ISLAM

Lampiran lampiran

Khomeini : Seorang pria bisa berhubungan seks dengan binatang seperti domba, sapi, unta dan sebagainya








RITUAL SYIAH MELUKAI DIRI

RINTIHAN MUSLIM IRAQ DIBAWAH REZIM SYIAH

MEMBONGKAR HAKIKAT SYIAH

STRATEGI SYIAH MENGKUDETA SEBUAH NEGARA

1 komentar:

  1. KEBIADABAN KOMUNITAS PEMBELA SYIAH INDONESIA
    September 19, 2016
    Sebuah kelompok pengajian di solo yang dipimpin ustadz M sudah sangat dikenal sebagai pembela syiah di indonesia. Sayangnya muslimin selama ini hanya bertele-tele memperdebatkan apakah dia syiah ato bukan.
    semoga kisah nyata yang memilukan ini segera membuka mata para pencinta sunnah untuk segera bergerak cepat untuk memnghentikan kekejaman dan kekejian yang telah dilakukan kelompok pengajian yang berpusat di kota solo tersebut terhadap aktivis-aktivis pengajian pencinta sunnah.
    Pada awal september 2016 lasykar Hwry yang dikenal sebagai barisan pembela ustadz M telah menghancurkan sebuah pondok pesantren kecil yang telah dirintis semenjak 2014 seorang ustadz yang dikenal sebagai seorang yang anti syiah dan beberapa kali menjelaskan kesesatan-kesesatan syiah di majelis pengajiannya.
    Pondok tersebut bernama AZZAHRA merupakan pondok tahfidz al Qur’an bagi anak2 perempuan dari kanak-kanak sampai remaja. Santriwatinya baru sebanyak 16 orang. Pondok tersebut berlokasi di rumah dan bangunan milik keluarga besar dari ustadz AY yang berlokasi hanya beberapa ratus meter dari tempat pengajian para pembela syiah tersebut.
    Tetapi petaka kebiadaban terjadi ketika lasykar pembela syiah tersebut dipimpin wi-sad seorang guru smp swasta di solo yang merupakan salah satu tangan kanan ustadz M masuk secara paksa dan mengahancurkan rumah tua tempat anak-anak belia tersebut mengaji. mereka mengahncurkan bangunan tersebut dan mengusir para pengasuh ponpes tersebut.
    wi_sad sebenarnya adalah kakak kandung dari ustadz ay yang dulu juga mengaji di tempat yang sama. tapi sejak tahun 1999 ustadz AY keluar dari pengajian pembela syiah tersebut merasa tidak cocok dengan ajaran yang cenderung membela syiah terus-menerus. Ustadz AY aktif di tempat lain dan mulai menyampaikan kesesatan-kesatan ajaran syiah. sejak saat itu setiap aktivitas ustadz AY selalu berusaha diganggu olehwi-sad kakak kandungnya sendiri. Puncaknya pada hari sabtu tgl 6 september 2016 yang lalu dengan dalih mendapat dukungan mandat dari keluarga besar dan dikawal lasykar dan mereka membubarkan pengajian, menghancurkan bangunan,mengusir kelurga dan santri ust AY serta menyegel sehingga Ust AY tidak bisa lagi pulang ke rumah yang telah ditinggali sejak th 2006 yang lalu.
    alasan sengketa warisan terlihat snagt dipaksakan dan mengada-ada.
    tapi dengan perencanaan dan pendanaan yang besar mereka berhasil menciptakan opini kepada keluarga seolah-olah Ust AY tidak berhak menempati rumah tersebut.
    Di antara personil lasykar yang menghancurkan ponpes tersebut tersebut ada wajah yang dikenali sebagai penduduk yang tinggal di sekitar kotagede.biasanya ia mengaji di kelompok pembela syiah cabang singosaren kotagede yang beberapa waktu lalu menghadirkan ustadz M untuk tabligh akbar di singosaren. yang akhirnya didatangi perwakilan dari FJI untuk bertabayyun dan dilanjutkan di kompleks brimob

    BalasHapus

Site search

    Markas Pusat

    Front Jihad Islam
    Jl. Bibis 43 Padokan Lor Tirtonirmolo Kasihan Bantul
    Daerah Istimewa Yogyakarta
    Telp : 0878-3977-0021